Ladies, Jangan Takut Masuk Sekolah Pilot!

Sebuah kekhawatiran muncul di kalangan calon kadet wanita ketika mereka ingin mendaftarkan diri untuk menjadi kadet di sekolah pilot. Hal ini dikarenakan kaum perempuan di sekolah ini biasanya menjadi minoritas karena seluruh angkatan didominasi oleh kaum laki-laki. Tak heran, jika mereka merasa khawatir dan was-was serta takut mendapatkan perlakuan yang berbeda nantinya. Kekhawatiran ini sah-sah saja terjadi tapi tidak boleh menjadi pemikiran negatif yang berlebihan. Mengapa? Karena ini bukan zaman di mana wanita di nomor duakan dan diharuskan untuk berdiam diri di rumah saja. Ini era modern dan semua orang berhak untuk mendapatkan pendidikan yang layak, termasuk di sekolah penerbangan. Selain itu, para perempuan yang ingin menjadi bagian di sekolah pilot juga perlu tahu hal-hal di bawah ini:

Biaya pendidikan sama saja baik untuk kadet laki-laki maupun perempuan

Sebagai contoh, harga sekolah pilot adalah 800 juta, ini berarti bahwa kadet laki-laki dan perempuan harus membayar biaya pendidikan sebesar itu tanpa ada perbedaan sama sekali. Salah besar jika menganggap bahwa kadet laki-laki akan mendapatkan potongan harga atau biaya pendidikannya lebih kecil dibandingkan kadet perempuan. Jika memang pihak sekolah menyediakan program cicilan, semua kadet berhak mendapatkan program ini tanpa terkecuali.

Di sisi lain, biaya pendidikan antara kadet perempuan dan laki-laki bisa saja berbeda jika program pendidikan yang diambil berbeda. Sebagai contoh, jika kadet laki-laki hanya meneruskan program CPL dan MER saja karena sudah pernah mengambil program PPL, sudah pasti biaya pendidikan yang harus dibayar jauh lebih kecil dibandingkan kadet perempuan yang mengambil seluruh program.

Satu kelas dengan kadet lainnya, tidak ada perbedaan kelas untuk perempuan atau pun laki-laki

Ladies, jangan pernah berpikir sekalipun bahwa nantinya kadet perempuan akan dipisahkan kelasnya dengan kadet laki-laki. Semuanya sama saja dan pihak sekolah pun tidak akan melakukan diskriminasi berdasarkan gender atau pun SARA. Semua kadet yang satu angkatan akan ditempatkan di kelas yang sama setiap pelajaran berlangsung. Begitu juga ketika sedang menjalani kelas praktikum menerbangkan pesawat, tidak ada hal yang membedakan kadet perempuan yang paling akhir mendapatkan giliran. Setiap siswa akan mendapatkan giliran berdasarkan intruksi dari para pengajar.

Program pengajaran dan pelatihan sama

Tidak perlu takut dibeda-bedakan di sekolah pilot, entah itu di All Asia Aviation Academy, BIFA, BPA, Aero, Nusa, dan sekolah pilot lainnya karena pihak sekolah jelas tidak membuat peraturan yang membeda-bedakan kadet-kadet mereka berdasarkan jenis kelamin. Mereka akan mengajarkan dan melatih seluruh kadet tanpa terkecuali berdasarkan program pembelajaran dan pelatihan yang sudah mereka tetapkan. Sebagai contoh, jika di tiga bulan awal, kadet akan menjalankan ground class, seluruh kadet akan menjalankan kelas ini. Begitu juga, jika sudah waktunya untuk melanjutkan program pembelajaran ke program praktik menerbangkan pesawat, seluruh kadet akan menjalankan program pelatihan ini.

Dengan demikian, tidak perlu berpikir yang macam-macam dan jangan jadikan perbedaan gender menjadi alasan untuk takut masuk sekolah pilot. Ketahui bahwa sudah ada beberapa pilot wanita profesional di Indonesia yang berhasil mewujudkan impiannya. Maka dari itu, jika sudah siap biaya, fisik, dan mental, jangan tunda lagi untuk bergabung di sekolah penerbangan.

Posts Tagged with… ,

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *