Tips untuk Para Alumni Sekolah Khusus Penerbang agar Cepat Kerja

Tidak mudah untuk melewati pendidikan di sekolah pilot meski hanya 12 bulan saja. Lantaran sebelum mengikuti pendidikan ground school, praktek dengan simulator, & pesawat latih, Anda harus mengikuti pendidikan semi militer yang cukup berat dan menguras tenaga. Di samping itu, Anda harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit bahkan bisa mencapai miliaran. Untuk itu, jangan sia-siakan waktu, tenaga, & biaya yang telah banyak dikeluarkan saat belajar di sekolah khusus penerbang. Sebisa mungkin segera membayar semua pengorbanan tersebut dengan cepat mendapatkan kerja. Berikut ini beberapa tips yang bisa diikuti agar cepat kerja usai lulus dari sekolah pilot:

Convert lisensi yang dimiliki

Dimana Anda mendapatkan lisensi pilot? Apakah dari sekolah khusus penerbang dalam negeri atau luar negeri? Jika dari sekolah pilot luar negeri, Anda harus sesegera mungkin meng-convert lisensi pilot yang telah dikantongi. Pasalnya, Anda tidak bisa berkarir di dalam negeri jika tidak melakukan penyetaraan lisensi. Bagaimana cara untuk menyetarakan lisensi pilot? Dengan mengikuti endorsement. Endorsement merupakan khusus berikut sejumlah tes yang biasanya berlangsung selama lebih kurang 3 bulan di salah satu sekolah pilot di Indonesia. Untuk biaya endorsement sendiri sekitar 70 jutaan lebih, tergantung sekolah yang Anda pilih.

Tambah lisensi MER

Lisensi apa yang terakhir Anda miliki? Apakah CPL? CPL memang sudah bisa mendaftar kerja, tapi kemungkinan diterima terbilang kecil. Untuk memperbesar peluang diterima kerja oleh pihak maskapai, disarankan melanjutkan pendidikan lagi guna memperoleh lisensi MER. Lulusan yang mengantongi lisensi ini akan lebih diperhitungkan karena lebih siap bekerja mengingat telah memiliki kemampuan menerbangkan pesawat multi engine, jenis armada yang dipakai oleh rata-rata airline. Berangkat dari kondisi ini, alangkah baiknya pilih sekolah pilot yang menawarkan program pendidikan hingga MER agar Anda tak repot harus sekolah lagi usai lulus.

Siapkan kondisi kesehatan & kemampuan bahasa Inggris

Meskipun kebutuhan akan pilot di tanah air sangat tinggi, bukan berarti membuat pihak maskapai asal-asalan dalam merekrut lulusan. Keselamatan penerbangan sulit diwujudkan jika tidak memilih lulusan yang tepat. Berangkat dari kondisi ini, hal yang wajar jika sejumlah lulusan pilot terpaksa menganggur atau tidak bekerja di dunia penerbangan. Selain jam terbang kurang, kondisi kesehatan yang memburuk & kemampuan bahasa Inggris yang minim menjadi alasan lulusan sekolah pilot sulit dapat kerja. Jika tidak ingin pengorbanan Anda & orang tua selama ini sia-sia, jaga selalu kondisi kesehatan dengan selalu menerapkan pola hidup sehat. Tak lupa untuk mengasah skill bahasa Inggris agar bisa memperoleh score tes TOEFL sebesar 700 yang merupakan syarat rata-rata airline.

Masukkan lamaran ke semua airline

Siapa sih yang tidak ingin menjadi bagian dari maskapai penerbangan terkemuka Indonesia? Semua lulusan termasuk Anda pastinya tertarik. Selain bisa memperoleh penghasilan yang lebih tinggi, bisa bekerja di airline tersohor juga memiliki kebanggaan tersendiri. Kendatipun begitu, tidak berarti mengabaikan lowongan pekerjaan yang disediakan oleh airline yang dianggap tidak top. Anda harus tetap memasukkan lamaran ke semua airline yang memberikan lowongan pekerjaan. Setidaknya Anda bisa memperoleh pengalaman sekaligus menambah jam terbang. Ketika kontrak dengan pihak airline tersebut telah habis, Anda bisa pindah ke maskapai yang diinginkan dengan modal pengalaman & jam terbang tsb.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *