Ini Buktinya Tidak Mudah untuk Jadi Pilot

Salah satu profesi dalam dunia penerbangan yang semakin diminati oleh banyak orang sejak dulu hingga sekarang adalah pilot. Betapa tidak, pilot yang mengemudikan pesawat terbangnya dapat menjangkau belahan dunia secara gratis. Pilot juga mempunyai penghasilan tinggi mencapai puluhan juta rupiah per bulan, bahkan untuk pilot yang baru pertama kali bekerja di airline. Semakin tinggi jabatan maka akan semakin besar pula penghasilan yang diperoleh, sehingga untuk masalah finansial sangat aman. Tidak hanya laki-laki, wanita juga semakin meningincar profesi ini. Namun, menjadi seorang pilot tidaklah mudah seperti yang dibayangkan (mendaftar di sekolah pilot, menjalani pendidikan, melamar di maskapai penerbangan). Beberapa hal di bawah ini menjadi bukti bahwa pekerjaan sebagai pengemudi pesawat terbang tersebut memiliki perjuangan yang sangat besar.

Harus dengan pengetahuan yang bagus

Pilot diharuskan mempunyai kemampuan akademik yang baik terutama dalam bidang bahasa Inggris dan fisika. Di sekolah pilot, kalau bukan instrukturnya asing (bule), maka buku yang digunakan secara keseluruhan menggunakan bahasa Inggris, atau bahkan bisa jadi dua-duanya. Tanpa kemampuan yang baik dalam bidang bahasa Inggris baik itu, writing, listening, maupun reading, bahkan juga grammer, tentu akan sulit memahami atau mengerti apa yang diterangkan oleh instruktur. Sebelum menjadi cadet pilot pun, peserta harus mampu melewati serangkaian tes yang salah satunya adalah TOEFL atau TOEIC. Calon siswa harus mampu mencapai poin yang ditentukan oleh sekolah. Jika belum memenuhi syarat maka dipastikan peserta gugur dalam mengikuti seleksi dan belum memadai untuk dapat mengikuti pendidikan sekolah pilot. Begitu pula untuk pengetahuan dalam bidang fisika hal ini memungkinkan cadet agar dapat berpikir cepat dengan logikal aritmatik yang sangat berhubungan dengan operasional penerbangan.

Mesti punya mental yang kuat dan pemberani

Seorang pilot juga harus punya mental yang kuat dan memiliki keberanian untuk menerbangkan pesawat. Profesi pilot memiliki banyak resiko, terutama dalam hal insiden buruk yang menyebabkan kehilangan nyawa. Dalam hal ini, tidak semua orang memiliki kesanggupan dan mau terima konsekuensi yang bakal diterimanya dari pekerjaan sebagai penerbang. Tak mempunyai mental yang tangguh dalam hal ini tidak memungkinkan bisa lulus dari sekolah pilot dan memegang lisensi yang diinginkan. Saat tahap seleksi siswa juga harus melalui tes bakat terbang, bila tidak memiliki keberanian dengan ketinggian tak menutuo kemungkinan sulit lulus.

Wajib punya biaya pendidikan

Biaya pendidikan sekolah pilot tidaklah murah. Kalau di tahun-tahun sebelumnya biaya sekolah pilot sekitar 700-800 juta rupiah, namun saat ini calon siswa paling tidak harus punya persiapan dana senilai 800 juta rupiah bahkan lebih terutama di sekolah pilot swasta. Itu pun kalau tidak ada biaya tambahan dan sesuai dengan ketetapan sekolah. Ada kalanya biaya lebih besar dari angka tersebut karena sekolah memiliki kemampuan yang menjanjikan dalam mencetak para cadet untuk menjadi pilot yang berkualitas, salah satunya dari segi fasilitas yang memadai. Wajib punya biaya pendidikan dengan jumlah yang tidak kecil bukan suatu hal mudah, kalau pun harus mencairkan investasi maka investasi perlu dilakukan sejak dini agar nilainya tinggi. Sekalipun sekolah memberikan keringanan seperti cicilan atau pinjaman, namun tetap harus dilunasi agar pendidikan dapat berjalan sesuai harapan.

Dimulai dari pengetahuan yang harus mendukung, mental yang kuat dan pemberani, hingga wajib punya biaya pendidikan yang memadai menjadi fakta bahwa profesi sebagai pilot memang tidak mudah untuk dicapai. Belum lagi tanggung jawab yang besar ketika menjalani profesi tersebut yang menyangkut keselamatan banyak orang.

Tips untuk Para Alumni Sekolah Khusus Penerbang agar Cepat Kerja

Tidak mudah untuk melewati pendidikan di sekolah pilot meski hanya 12 bulan saja. Lantaran sebelum mengikuti pendidikan ground school, praktek dengan simulator, & pesawat latih, Anda harus mengikuti pendidikan semi militer yang cukup berat dan menguras tenaga. Di samping itu, Anda harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit bahkan bisa mencapai miliaran. Untuk itu, jangan sia-siakan waktu, tenaga, & biaya yang telah banyak dikeluarkan saat belajar di sekolah khusus penerbang. Sebisa mungkin segera membayar semua pengorbanan tersebut dengan cepat mendapatkan kerja. Berikut ini beberapa tips yang bisa diikuti agar cepat kerja usai lulus dari sekolah pilot:

Convert lisensi yang dimiliki

Dimana Anda mendapatkan lisensi pilot? Apakah dari sekolah khusus penerbang dalam negeri atau luar negeri? Jika dari sekolah pilot luar negeri, Anda harus sesegera mungkin meng-convert lisensi pilot yang telah dikantongi. Pasalnya, Anda tidak bisa berkarir di dalam negeri jika tidak melakukan penyetaraan lisensi. Bagaimana cara untuk menyetarakan lisensi pilot? Dengan mengikuti endorsement. Endorsement merupakan khusus berikut sejumlah tes yang biasanya berlangsung selama lebih kurang 3 bulan di salah satu sekolah pilot di Indonesia. Untuk biaya endorsement sendiri sekitar 70 jutaan lebih, tergantung sekolah yang Anda pilih.

Tambah lisensi MER

Lisensi apa yang terakhir Anda miliki? Apakah CPL? CPL memang sudah bisa mendaftar kerja, tapi kemungkinan diterima terbilang kecil. Untuk memperbesar peluang diterima kerja oleh pihak maskapai, disarankan melanjutkan pendidikan lagi guna memperoleh lisensi MER. Lulusan yang mengantongi lisensi ini akan lebih diperhitungkan karena lebih siap bekerja mengingat telah memiliki kemampuan menerbangkan pesawat multi engine, jenis armada yang dipakai oleh rata-rata airline. Berangkat dari kondisi ini, alangkah baiknya pilih sekolah pilot yang menawarkan program pendidikan hingga MER agar Anda tak repot harus sekolah lagi usai lulus.

Siapkan kondisi kesehatan & kemampuan bahasa Inggris

Meskipun kebutuhan akan pilot di tanah air sangat tinggi, bukan berarti membuat pihak maskapai asal-asalan dalam merekrut lulusan. Keselamatan penerbangan sulit diwujudkan jika tidak memilih lulusan yang tepat. Berangkat dari kondisi ini, hal yang wajar jika sejumlah lulusan pilot terpaksa menganggur atau tidak bekerja di dunia penerbangan. Selain jam terbang kurang, kondisi kesehatan yang memburuk & kemampuan bahasa Inggris yang minim menjadi alasan lulusan sekolah pilot sulit dapat kerja. Jika tidak ingin pengorbanan Anda & orang tua selama ini sia-sia, jaga selalu kondisi kesehatan dengan selalu menerapkan pola hidup sehat. Tak lupa untuk mengasah skill bahasa Inggris agar bisa memperoleh score tes TOEFL sebesar 700 yang merupakan syarat rata-rata airline.

Masukkan lamaran ke semua airline

Siapa sih yang tidak ingin menjadi bagian dari maskapai penerbangan terkemuka Indonesia? Semua lulusan termasuk Anda pastinya tertarik. Selain bisa memperoleh penghasilan yang lebih tinggi, bisa bekerja di airline tersohor juga memiliki kebanggaan tersendiri. Kendatipun begitu, tidak berarti mengabaikan lowongan pekerjaan yang disediakan oleh airline yang dianggap tidak top. Anda harus tetap memasukkan lamaran ke semua airline yang memberikan lowongan pekerjaan. Setidaknya Anda bisa memperoleh pengalaman sekaligus menambah jam terbang. Ketika kontrak dengan pihak airline tersebut telah habis, Anda bisa pindah ke maskapai yang diinginkan dengan modal pengalaman & jam terbang tsb.